Tampilkan postingan dengan label Me and Myself. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Me and Myself. Tampilkan semua postingan

Transformasi


1 Mei. Awal bulan baru. Bulan Masehi lebih tepatnya. Tapi bagiku, ini bukan cuma sekedar pergantian bulan. Bukan cuma sekedar tanggal satu. Tapi memiliki arti lebih. Transformasi.

Posted by Widhi Satya | at 16.44 | 0 comments

Ngebut = Nikmat



"Ouch! Sakit...."

***
Masih kuingat, aku terseret bersama motorku. Setiap detail kejadiannya. Bunga api di jalan raya, proses demi proses menyakitkan itu ter-flashback di ingatanku. Seperti sebuah video yang memutar ulang kejadian langka itu. Tentu aku tak mengharapkan dalam video flashback imajinasiku, aku terseret bersama motorku sama persis seperti ketika Lorenzo terseret bersama motornya ketika balapan.

Kupegangi lututku... perih... telah berkali-kali aku jatuh dari motor, tapi baru kali ini kurasakan sakit seketika. Sedikit kusyukuri, karena setahuku, jika terasa sakit tepat setelah jatuh, artinya sakitnya hanya sementara. Beda dengan kecelakaanku yang lain dulu, aku langsung bisa bangkit dan seolah tidak terjadi apa-apa, tapi malam dan hari-hari berikutnya, kuhabiskan dengan terkapar di tempat tidur.

Posted by Widhi Satya | at 13.07 | 0 comments

Lamunan Menunggu : Jalan Raya



Menunggu...


Orang bilang membosankan. Orang bilang memuakkan. Akan coba kubuktikan. Apakah benar demikian?


***

Menunggu membosankan karena 'menunggu'. Jadi, akan kubuat menunggu itu bukan hanya 'menunggu'.


***


Di sini, di tepi keramaian jalan raya, akan kulewati proses menungguku dengan menuliskan apa saja yang seketika terlintas di mata, telinga, maupun pikiranku.

Posted by Widhi Satya | at 12.52 | 1 comments

Menulis Kegelapan



Apa yang terpikir di benak Anda ketika membaca judul di atas?


Bukan..


Saya tidak akan menuliskan hal-hal mistis, seram, ataupun horor.


Ini cuma tulisan iseng. Jika Anda termasuk orang yang iseng, silakan lanjutkan membaca. Sebaliknya, jika Anda bukan orang yang iseng, silakan lanjutkan membaca. (lho? Sama saja! :p)

Posted by Widhi Satya | at 12.40 | 1 comments

Penguasa!! Berilah Hambamu....



Preambule
20 Maret 2010. Tanggal terakhir aku menorehkan ideku ke dalam tulisan. 8 hari yang terasa berkali lipat lamanya untukku. Sungguh... 8 hari yang entah dikatakan nikmat ataukah menderita.


8 hari yang biasanya setelah subuh atau malam kugunakan untuk menulis.. tetapi sebaliknya kuhabiskan untuk hal-hal tak berguna. 


Terima kasih malas... karena selalu setia dalam keterpurukanku... keenggananku... kelemahanku... kenikmatan (semu)ku... kekhilafanku... kebodohanku... keakuanku... 

Posted by Widhi Satya | at 13.20 | 0 comments

Rintihan Ponselku




Dear Empu, lama kau tak menyentuhku. Lama pula kau tak membuka SeleQ-ku untuk kau tulisi semua yang ada di pikiranmu.


 

MobiReader-ku pun tak pernah lagi kau isi dengan bacaan-bacaan bermutu. Bacaan yang dulu kau masukkan ke sana pun sampai basi karena tak pernah kau baca.


 

Alasanmu karena mood. Mood lah yang selalu kau salahkan sebagai pembunuh ide-ide kreatifmu. Tanpa kau sadari, mood itu akan membunuh keinginanmu. Dan pada akhirnya dia akan membunuh dirimu.


 

Lalu, masihkah kau akan berlindung di balik ketiak mood itu?

Posted by Widhi Satya | at 16.21 | 2 comments

Aku Benci Menulis



Write = suck!


 

Aku benci menulis. Karena perspeksiku, Menulis itu membosankan. Menulis itu memuakkan. Menulis itu kaku. Menulis itu "sok". Menulis itu bukan hak orang ber-IQ jongkok sepertiku. Menulis dalam daftar cabang seni versiku, terletak hanya satu strip di atas seni rupa (cabang seni yang tak akan pernah kukuasai karena terbentur tembok "bakat).


 

Write's simply suck!

Posted by Widhi Satya | at 16.13 | 1 comments

Joyfull Madness….




Madness....

What do peoples always do when they're mad?

Scream?

Cry?

Blame?

Hide?

Curse?

Or even suicide?

Usually, i'll call 'em fool...

But this time... let me be that fool...

I am the most stupid person..

Poor... Naive... and Weak...

***

Posted by Widhi Satya | at 15.30 | 2 comments

Tanpa Celana




Beli Celana Dong!

"Beli celana wid! Masa celana robek-robek kaya gitu mo dipake terus?"

Aku hanya nyengir mendengar omelan ayahku.

Memang, sudah terhitung 2 tahun lebih. Aku tak mengurusi kebutuhan sandang-ku.

Maklum lah... aku tak bisa seenaknya mengeluarkan uang untuk keperluan yang tidak benar-benar penting. Urgent only! Kenapa? Karena aku tengah menginjak semester akhir. Otomatis, biaya yang harus kukeluarkan insya Allah makin banyak!

Posted by Widhi Satya | at 15.21 | 1 comments

Pergeseran Makna Munafik




Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. (HR. Muslim)

Dalam hadits telah dijelaskan secara gamblang ciri-ciri orang munafik:

1. Dusta
2. Ingkar
3. Khianat

Posted by Widhi Satya | at 15.03 | 0 comments

Nomerku 444



Tak terhitung lamanya aku memakai nomorku yang sekarang ini. Nomor ponsel yang orang-orang bilang "cantik". Aku tak sepakat dengan mereka yang berkata demikian. Karena aku laki. Maka nomorku harusnya "ganteng". [Apaan sih ga penting banget!]

 

Posted by Widhi Satya | at 14.56 | 1 comments

Malas…



 


Malas = Nikmat.

Itulah yang kurasakan belakangan ini. Hampir satu bulan aku berkawan dan memanjakan diriku dengan kemalasan.

Aku jadi lebih sering menghabiskan waktuku dengan hal-hal yang tak bermanfaat.

Jika di depan komputer, aku lebih sering surfing yang bahkan aku sendiripun heran: "Gila! Surfing selama ini, apa yang kudapat??"

Pun di rumah, aku lebih sering menggauli selimut dan melumuri bantalku. Tidur sangat awal, bangun sangat akhir. Tak pernah lagi aku tahajjud.

Benar-benar sebuah kemunduran yang drastis untukku.

Kurasakan betul kemunduran itu ketika kusadari:Mataku tak lagi tajam, telingaku tak lagi peka, rasa-ku tak lagi "sensitif", benakku tak lagi nakal dan meletup-letup liar.

Tak kulihat lagi, hal-hal yang luput dari pengamatan orang kebanyakan. Tak kudengar lagi perdebatan "suara-suara" itu di dalam diriku. Tak kurasa lagi kepedulianku terhadap sekitar, terhadap hal-hal kecil.

Karena mindset dalam diriku telah terpola:

Malas = Nikmat.


Posted by Widhi Satya | at 14.54 | 1 comments

Aku dan Ikal


Mahasiswa ekonomi.

Rambut gondrong tapi ikal

Perawakan pendek

Kulit putih

Berwatak keras kepala

Pengkhayal dengan pemikiran-pemikiran nakal dan liar

Imajinasinya aneh,

Seaneh sifatnya yang kadang tak membumi

Terakhir dan yang terpenting, miskin dan udik!

Posted by Widhi Satya | at 08.31 | 1 comments

Is the World Strange? or Am I the Stranger Itself?

 


Why does no one understand me?

Do they STUPID!

or Am i the STUPID ONE??

Or is it me and they just both STUPID???

Posted by Widhi Satya | at 07.58 | 0 comments

A Letter For... [No One?]


Dunno how to write...
Dunno where to start...

Posted by Widhi Satya | at 09.46 | 1 comments

Time...


Time...


What a fully mysterious good you are?
I can't tell what good pasts for, in my present, or even in my future.

Posted by Widhi Satya | at 09.37 | 0 comments

Where are you... My Imagination?


Is my imagination, my creativity already gone? or is it just get along and went somwhere else with my god mood for a bit while? please, wherever you two are.. i need you... i can't live without you two. you two are a part of my life.. please... just come back.
***

Posted by Widhi Satya | at 17.25 | 0 comments

What Else? Who Else?

What else?
What else will i meet in the future?
In this present time beeing,
I have no worries...

Posted by Widhi Satya | at 16.36 | 1 comments

I Am an Introvert


Don't call me weird!
Please, my silence is to be understood. not to be judged! like i said:

I love beeing lonely...
With no one around me
I love keep in the corner of silence...
With no one disturbs me
And i would like dissapear in the shadow...
With no one notice me.



********************************


I Am an Introvert...

Posted by Widhi Satya | at 17.52 | 4 comments

Blue January 13th


Hari ini... 3 tahun yang lalu... ah damn. why do i be so nostalgic? it's not like i remember her anymore.

long time a go... when i start to remember her... i feel pain and sorrow inside my heart. but not now.
why? maybe i just forgot everything about her.

i was glad... i'm so glad...

Posted by Widhi Satya | at 00.06 | 1 comments